Jumat, 08 Oktober 2010

Keajaiban Cinta

Tuhan, terima kasih . . .

Atas Kehadiran dia untukku . . .

Ada rindu Tuhan . . .

Ada cinta Tuhan . . .

Ada sayang Tuhan . . .

Ada cemburu Tuhan . . .

Betapa indahnya cinta ini untuk ku Tuhan . . .

Apa masih ku punya harapan Tuhan . . .

Harapan untuk mencintainya, dan dicintai . . .

Ku ingin hidup lama lagi Tuhan . . .

Bila memang cinta ini untuk ku . . .

Meraih . . . mimpi di atas cinta . . .

Memegang tangan dan ada aliran darah hangat . . .

Menepis segala kesedihan yang selama ini ada . . .

Menggapai apa – yang jadi impian cinta . . .

Bergumul dengan kenikmatan dan kemesraan

Bercumbu di bawah remang – remang lampu kamar.

Berdesah di antara deruhnya nafas terengah . . .

Bergelayat manja di sisi cinta dengan kemesraan . . .

Berkelumat dengan bibir bergetar cinta . . .

Di bawah selimut satu nafas . . .

Tuhan . . . Benarkah ini keajaiban cinta untukku?

Benarkah Tuhan mengirim dia untukku . . .

Ku ingin rawat dia Tuhan

Dengan cinta dan kesetiaan . . .

Ku ingin balut dia Tuhan

Dengan kasih sayangku . . .

Ku inging Tuhan jadi saksi cintaku . . .

Tanpa ada hujan, dan panas . . .

Ku ingin labuhkan perahu cintaku untuknya,

Jika memang ini keajaiban cinta ku . . . Tuhan . . .

Takkan ku biarkan dia menangis,

Takkan ku biarkan dia kesepian,

Takkan ku biarkan dia kedinginan dimalam hari

Karena cintaku kan slalu ada Tuhan . . .

Jika memang ini keajaiban cintaku . . . Tuhan . . .

Apakah masih boleh ku mimpi lagi Tuhan ?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar