Minggu, 24 Oktober 2010

NUANSA HATI 3

HATIMU ISIKU

Hatimu isiku……
Menyelimuti dalam mimpiku….
Sepanjang waktu…
Tercatat dalam kalbu…
Tak akan pernah terlintas dalam benakku ini…
Mengingkari janji ini…

Tak bisa aku berlari
Mengejar bayang dirimu…
Berselimut dalam duka sepanjang detik…
Mencari dalam ruang batas dan waktu…

Kau ada di mana kasih???????
Ruang rinduku berbisik sendu…
Tak bisa mengikuti jejak langkahmu…
Semua tertutup dalam bingkai gelap malam….

Angin…
Hujan…
Panas…
Dingin…
Sunyi…
Gelap…
Aku menggeliat dalam kesendiriaan

Suara……..hanya itu yang terdengar saat detik ku merindumu…
Jauh angan dan mimpiku…
Bersama selalu di sisimu…
Tak akan lelah akupun akan selalu menantimu…

Hatimu isiku…
Terisi sudah catatan tentang kita…
Terpampang dalam figura dunia maya…
Seiring sejalan…..
Tetap ada kisah kita…
Hatimu…..
Hatiku…
Isimu…
Isiku….


By Amarta
11 Oktokber 2010.       
       

Sabtu, 23 Oktober 2010

NUANSA HATI 3


KEMBALILAH

Jiwa ini mengharapkanmu
Bercerita tentang semua ini
Tentang sebuah cinta
Yang selalu saja ada
Bahkan tak pernah hilang!
Ruhku memanggilmu
Yang tersudut sendirian di kesepiaan…
Kembalilah kataku mengharapmu…

By Joy Amarta.(Jak-Pus 17 Juli 2010)



TAK ADA RASA

Kau pukir aku punya rasa
Mengingatmu pun aku enggan
Hanya sesak saja aku rasa
Memejamkan matapun
Aku rasa asyik
Karena kau tak pernah ada!

By Joy Amarta (Jak-Pus 17 Juli 2010)


MIMPIKU

Ruhku membawa langkahku jauh
Mengembara meraih mimpi
Membungkus jasadku melawan takdir…
Untuk jadi pemberani
Di lingkaran kota Impian
Yang bisa membuat mimpi menjadi nyata
Atau bahkan bisa buat mimpi itu musnah!
Hanya ruhku yang akan membawa meraih mimpi dan cita
Doa dan harapku ada untuk itu
Ya Rabbi …sertaMU selalu untukku.

By Joy Amarta(Jak-Pus 17 Juli 2010)


SAAT LELAHKU

Saat lelah aku butuh kau!
Tuk sekedar dengarkan seribu ocehanku
Saat lelah aku butuh kau!
Tuk sekedar aku bersandar di pundakmu
Aku ingin itu
Aku harap kau tahu itu
Hingga ku bisa bernyanyi untukmu
Saat lelahku

By Joy Amarta(Jak-Pus 17 Juli 2010)


MAAF KATAKU

Ku lihat kecewa di matamu
Tertunduk lesu dan lemah
Tanpa nafas keindahan…
Ku duduk bersandar di bahumu
Ku dengar isak tangismu dari hati
Tak ada yang menetes..
Tapi batin yang menjawab..
Jangan kau sudutkan aku!
Dengan kata-kata cintamu
Maaf kataku!
Aku tak punya cinta untukmu!
Cukup..
Maaf kataku..
Bisik hatiku mewakili kataku…

By Joy Amarta (Jak-Pus 17 Juli 2010)



BILA KAU TAHU

Mungkin akan pedih
Tapi inilah realita yang ada
Banyak catatan aku tulis
Untuk di sisipkan di buku itu
Dengan drama yang berbeda!
Menjenuhkan hidup ini ternyata!
Bila kau tahu
Seonggok tubuhku sudah mati
Segalanya terbungkus kepura-puraan
Dan sekali lagi hidup ini membosankan!
Bila kau tahu
Hanya ciuman…
Kemesraan..
Bah!...
Memuakkan bukan!
Drama rutin hidup kita
Aku sudah tak asing dengan itu
Bila uluran tanganmu
Ada makna itu!
Hidup ini ternyata menyebalkan!
Bila kau tahu
Ada Kuasa Tuhan yang akan mengawasi kita.
Bahkan kau tak sadar itu
Melihat diri selalu berkata
“Aku salah apa”
Munafik..
Kau pantas ku tolak!
Karena di kepalamu
Kau gambarkan aku tuk pelampiaskan nafsumu
Siang dan malamu!
Bah!...
Memuakkan itu saja kataku untukmu
Bila kau tahu
Lebih baik aku sendiri

By Joy Amarta (Pondok Hijau Juli 20100


DIRIMU

Aku terharu dengar kisahmu
Di balik tegarmu ada dukamu
Tak bisa aku sapu tangismu
Tangis yang tersembunyi di balik senyummu


Naluri ingin menyayangimu
Berbagi kasih dengan mutiaramu
Bercanda saat lelah otakmu
Bercumbu saat berdua di ruang hati
Menikmati hari yang tak pernah terhenti

By Joy Amarta (Tegal 12 Agustus 2010)

Rabu, 20 Oktober 2010

MAWAR MU UNTUKNYA

Wangi bila tercium lebih dekat..
Semerbak di sekitar aroma mawar..
Cantik
Anggun

Elegan...
Siapapun akan terpesona..
Terpikat warna yang menggoda
Di jama dan di peluk ingin rasa jika sudah ada di genggam tangan ..

Tak peduli duri itu sangat tajam menusuk..
Perih jika sudah tertusuk
Sakit...
Tapi kenapa tak pernah jera juga aku beri mawar ini untukmu di setiap pagi?????
Cinta itu bisik relung hatiku yang terdalam
Wangi ini ingin ku sebar pada seluruh tubuh kekarmu nan perkasa
Hingga kau pun akan selalu terikat dengan duri mawar itu untukku..

Berdarah setetes demi setets jika kau terluka..
Mengalir di tepian jemari tanganmu...
Kau akan rasakan pedih dan perih sesaat kau rasakan luka itru...
Kau gambarkan sama seperti diriku yang juga akan terluka jika terusuk duri mawar itu..   
Aku akan meneteskan air mata kepedihan ..    

Ku beri mawar ini untukmu...
Berbagi wangi kasih sepanjang waktu di sisimu   

Tapi mawarmu kini kau berikan untuknya...   
Seolah mawar itu tak ada makna cinta suci untukmu dariku..
Matikah jika kau beri untuknya?
Mawarku untukmu...
Mawarku sebagai tanda cintaku..
Mawar ini tak ku beri untuknya.
Tapi kau beri mawarmu untuknya!!!!!!!!

By Amarta.Tegal 21 Oktokber 2010.

Selasa, 12 Oktober 2010

DALAM KEPEDIHAN 1


Aku takut dalam kediaman tak berujung kebenaran…………….
Tanpa sebuah jasad yang utuh dalam jiwaku…………..
Menekan dalam batin menusuk sakit terdalam!!!!!!!
Seperti ruh yang melayang tanpa sebuah nafas
Melintas terbang entah tak tahu arah dan tujuaan……………
Ingin ku tusuk jiwa ini jika tak takut akan hukum Allah yang begitu besar nantinya..
Kosong sudah yang ku rasakan dalam sebuah kediaman!
Pilih Mati dengan luka mendendam..
Atau terjepit dalam lubang dusta kepanjangan
Puaskan jiwa jiwa pendusta di balik mati jiwaku.
Kejam!
Sadis!
Hukum manusia buat manusia
Sedang Tangan Yang Kuasa membuka lebar sepanjang kita mau pertaubatan.
Adilkah
Atau hatimu sudah termakan semua kesucian dalam wajah tak berujud sebuah kebanaran????????????
Doa…tak ingin aku lepas dari itu..
Tapi jiwa begitu lemah saat ini ku rasakan
Akan manis katamu
Diam dalam dustamu!!!



By Joy Amarta.      

Minggu, 10 Oktober 2010

NUANSA HATI


PELEPAS NURANIKU

Aku hanya bisa menulis seadanya
Hingga aku bisa tersenyum dengan tulisanku itu
Seperti orang gila di tengah malam
Tak terlelap hanya tuliskan sajak dan kata-kata
Sebagai pelepas nuraniku berkata.


AKU DAN HATIKU UNTUKMU

Aku dan kau di bukit hijau
Ingin berikan mawar ini untukmu.
Ingin berikan hatiku untukmu.
Ingin bisa berikan kasih sayangku untukmu.
Biarkan pundakku jadi sandaran kepalamu.
Biarkan tetesan air matamu kuusap dengan jemariku.
Hingga kau tak sendiri lagi.
Aku dan hatiku ada untukmu


AKU DAN ENGKAU

Aku dan Engkau diturunkan ke dunia...
untuk saling mengerti tentang kehidupan ini (CINTA SEJATI)...
Aku dan Engkau diciptakan oleh maha kuasa...
untuk menemani jiwa yang sepi...
agar memahami (mengerti) tentang arti bahagia (CINTA SEJATI)...
manusia diciptakan oleh maha kuasa untuk menemani jiwa yang sepi.
agar memahami tentang arti cinta sejati...

























AKU DAN ANGANKU

Saat kau tabur janji dan mimpi
Sungguh aku terharu dengan katamu
Langitpun seolah ikut menyaksikan katamu
Bulan bintangpun ikut mendengarkan itu
Aku dan anganku jadi bermimpi indah sesudah itu
Banyak sudah rajutan cinta akan aku susun dan tata hingga terasa indah
Tuk bercinta....
Aku dan anganku
Seperti bidadari aku menari di atas singgasana tahta cinta
Berselimut saling percaya dan sayang
Tak akan tinggalkan hatiku
Jiwaku...
Ragaku...
Aku pun demikian padamu
Janji cinta sehidup semati bersamamu...
Ikrar kita hanya Tuhan yang tahu...
Tuhan juga dengar doa kita..
Aku dan anganku
Impian di atas duniaku
Bersajak syair dan kerinduaan
Kau akan jadikan aku wanita sholekha di dunia
kau akan jadikan aku. wanita termulia dimahligai istana kita
Kau akan jadikan aku wanita bercadar hitam terindahmu
Ku tersanjung katamu
Berlinang air mataku bersujud aku padaMU ya Rabbiku
Atas angan dan mimpiku


AKU TAK PANTAS UNTUKMU

Di saat ini aku masih sendiri..
Bagaimana cara memberitahukan kepadamu.
Mengungkapkan isi hatiku telah tertahan..
Bagaimana cara untuk bisa menyatakan..
Bahwa aku sangat mencintai engkau...
Sedangkan menampakkan diriku..
Telah terpaku, karna menahan rasa..
Di saat aku memperlihatkan..
Wajahku di cermin...
Aku sadar… aku tak pantas untukmu...
Wajahku.. wajah.. wajah.. wajahku....

Aku di sini dan menunggu..
Diam tanpa dirimu..
Kau tahu ku tak bisa..
Meranjak terbang dan melayang..
Tanpa dirimu ku tak bisa kembali...






MEMBAKAR

Kau tlah membakar seluruh jiwaku...
Dan juga kau tlah membakar hatiku..
Yang mencintaimu..
Mengapa aku tak sadar.
Apa yang tlah kau perbuat padaku..
Membakar seluruh harapan yang ada..
Hahahahaha…!!!
Punahlah semua harapanku padamu.
Hilangnya cinta sejatiku padamu..
Sirna sudah isi hatiku padamu..
Hampa rasaku padamu.
Kelam
Hitam
Rapuh
Luluh
Patah
Sayat
Hancur
Tenggelam
Hanyut
Racun
Ular
Tabu
...... ??
….. ??
…..
….. Tak tahu apa lagi selanjutnya…
...... Perempuan yang akan datang dalam kehidupanku…
Kau telah membakar seluruh jiwa ragaku....


BERHARAP....

Kini tinggal kenangan...
Haruskah seperti ini...
Tak seutuhnya bagiku...
Kasih kembalilah dalam pelukanku...
Kenapa ini terjadi di antara kita...
Apakah ini takdir Tuhan...
Kasih pahamilah diriku...
Ku harapkan kejujuranmu...
Ku ingin cintamu seutuhnya bagiku...
Haruskah perasaan sampai di sini...
Aku masih ingin memilikimu...
Tapi rasa yang ada masih tertahan...
Ku harap kau mengerti...
Betapa aku mencintaimu...
Hanya itu yang bisa kuharapkan padamu..
Aku tahu bahwa kebisuan malam..
Adalah utusan yang paling bersaja..
Di antara dua hati..
Dan membawa mazmur..
Dari dua hati...
KISAH CINTA (KINI TINGGAL KENANGAN)

Sebuah kisah cinta yang tak berakhir bahagia...
Sisakan rasa kecewa di dalam ceritanya...
Semestinya rasa cinta tak hadir di antara kita...
Bila itu ternyata kita tak harus bersama...

Karna sesungguhnya seutuh engkau miliknya...
Takkan mungkin kita...
Bersatu selama engkau masih dengannya...

Kini tinggal kenangan...
Saat-saat yang indah...
Di antara kita...
Hanya sebatas angan...
Bersama dirimu...
Akan bahagia...
Akan kujadikan milikku selamanya...

Layaknya roman picisan bawasanya mencintai...
Tak selalu harus memiliki...
Indahnya nuansa cinta yang singgah di antara kita...
Ternyata itu hanyalah sebuah fatamorgana...
Ada rasa rinduku masih tertahan...
Yang begitu terdalam, sangat terdalam...
Lubuk hatiku....


HATI YANG TERLUKA

Sekeping hati yang terluka...
Tanpa cinta...
Tapi terluka...
Hatiku tersayat...
Karena kusayat sendiri...
Dengan cinta tak pasti...
{@_@} Aku mencintaimu....
Tapi kini engkau...
Milik sahabatku sendiri...
Sesungguhnya ALLAH tidak berbuat zhalim kepada manusia sedikitpun,
Akan tetapi manusia itulah yang berbuat zhalim kepada diri mereka sendiri. (surat YUNUS ayat 44)
Jahui NARKOBA karna ia adalah segala perbuatan kotor atau pembunuh berdarah dingin

Jumat, 08 Oktober 2010

Keajaiban Cinta

Tuhan, terima kasih . . .

Atas Kehadiran dia untukku . . .

Ada rindu Tuhan . . .

Ada cinta Tuhan . . .

Ada sayang Tuhan . . .

Ada cemburu Tuhan . . .

Betapa indahnya cinta ini untuk ku Tuhan . . .

Apa masih ku punya harapan Tuhan . . .

Harapan untuk mencintainya, dan dicintai . . .

Ku ingin hidup lama lagi Tuhan . . .

Bila memang cinta ini untuk ku . . .

Meraih . . . mimpi di atas cinta . . .

Memegang tangan dan ada aliran darah hangat . . .

Menepis segala kesedihan yang selama ini ada . . .

Menggapai apa – yang jadi impian cinta . . .

Bergumul dengan kenikmatan dan kemesraan

Bercumbu di bawah remang – remang lampu kamar.

Berdesah di antara deruhnya nafas terengah . . .

Bergelayat manja di sisi cinta dengan kemesraan . . .

Berkelumat dengan bibir bergetar cinta . . .

Di bawah selimut satu nafas . . .

Tuhan . . . Benarkah ini keajaiban cinta untukku?

Benarkah Tuhan mengirim dia untukku . . .

Ku ingin rawat dia Tuhan

Dengan cinta dan kesetiaan . . .

Ku ingin balut dia Tuhan

Dengan kasih sayangku . . .

Ku inging Tuhan jadi saksi cintaku . . .

Tanpa ada hujan, dan panas . . .

Ku ingin labuhkan perahu cintaku untuknya,

Jika memang ini keajaiban cinta ku . . . Tuhan . . .

Takkan ku biarkan dia menangis,

Takkan ku biarkan dia kesepian,

Takkan ku biarkan dia kedinginan dimalam hari

Karena cintaku kan slalu ada Tuhan . . .

Jika memang ini keajaiban cintaku . . . Tuhan . . .

Apakah masih boleh ku mimpi lagi Tuhan ?


Puisi-Puisi

RY”

Dimana Dirimu Ry…
Kutanyakan kabarmu…
Lewat angin malam,
Lewat hujan, bahkan lewat panasnya matahari,
Ry…. Di mana dirimu…
Ku coba tawarkan dahagamu, dengan hadirku
Ku coba tawarkan cintaku untuk mu
Ku coba tawarkan sayangku untukmu
Di mana dirimu Ry…
Aku tau itu Ry…
Di mana dirimu Ry…
Ku tanyakan kepada hatiku yang ada
Hatimu ada di hatiku Ry…
Hatimu ada di jiwaku Ry..
Masih ada Ry…
Hanya ragamu yang jauh..
Hanya ragamu yang pergi..
Tapi jawaban tanyaku.. hanya aku yang tahu
Di mana dirimu Ry…, itu tanyaku selalu..
Ada di hatiku dan pasti
Ada di hatiku

Joy Amarta 18/12-09

KEHILANGAN”
Benar.. Ry..
Benar aku kehilanganmu..
Benar ku kehilangan jejakmu,
Benar ku kehilangan ragamu..
Itu semua benar Ry…
Karena memang kau sengaja menghilang dari mataku
Ry..
Di jalan ini, di sepanjang gang, masuk lagi gang..
Masih terniang jelas suaramu Ry..
Seakan itu ada selalu Ry..
Jelas.. bahkan tak ada lagi suara bagiku Ry..
Selain suara mu..
Hujan pun dengar Ry..
Hujan pun sama Ry.. mendengarkan suaramu suaramu.
Hujan deras pun ku terjang, dengan di temani suaramu..
Basah kuyup Ry..
Dingin bahkan badanku menggigil kedinginan
Kau pun masih temani Ry… dengan suaramu Ry..
Rute yang selalu di temani mu Ry..
Suaramu masih ada Ry
Jelas tak pernahpun berubah
Hanya karena kau pergi dariku Ry
Benar Ry..
Benar ku kehilanganmu
Benar ku kehilangan semua kisah ku itu
Benar Ry
Aku tak sanggup kini..
Ku tuangkan tuk syairku ku Ry
Ku gores pena ini untukmu Ry
Karena ku tahu pasti Ry
Kamu lebih tahu siapa aku
Karena ku tahu pasti Ry
Kamu pun kehilangan aku.
Joy amarta s 18/12-09



ASAKU KAN BILANG “AKU SAYANG KAMU”

Bilakah masih ada lagi asaku
Aku ingin bertemu dan ungkapkan kata
aku syang kamu”
Kau pergi, seolah kau ingin lari
Kau bahkan tak peduli ada aku yang menangis
Di pinggir tepian taman kota saat kita ada
Kau bilang…..
“kita lawan takdir”
Bila memang kita tak berjodoh
Karena cinta kita tlah indah adanya
Kau kuat,
Kau bahkan tatahu aku yang meragu
Kau bahkan rela hingga kau tak bernafas
Kau bahkan bias terbangkan sayapmu untuk kesini
Untuk mencoba melawan takdir itu
Itu saat kau tak lari dariku
Kini ?
Kunanti semua itu
Ku nanti di pinggiran tepian taman kota itu
Ku nanti kuatmu melawan takdir itu
Karena ku kan sempatkan kata “aku sayang kamu”
Bilakah masih ada lagi asaku untuk bertemu dirimu lagi?
Tegal 1 maret 2010
Joy amarta s



MAWAR MU Kenapa tak kau gengam tanganya Kenapa tak kau peluk erat tubuhnya Kenapa tak kau bilang “jangan pergi” Kau hanya diamkan? Kau hanya membiarkan dia berlalu Kau hanya melihat dia meneteskan air mata Karena kau sama sekali tak peduli dia Kenapa kau kasih dia bunga? Kenapa kau kasih dia keindahan? Kenapa kau kasih dia senyuman? Kenapa kau kasih dia tawa dan candamu Kenapa kau kasih dia Tapi kenapa pula kau biarkan dia berlalu Karena kau sama sekali tak peduli pada dia Sejalan waktu kau pun menyesal Atas cinta kau yang kandas lagi Kau hanya mampu goreskan kata “ Ah… kenapa selalu begini “ Kau bahkan tak tahu… Entah kapan bunga mawar itu kan kau berikan lagi pada nya Karena kau tak lari untuk mengejarnya
Tegal 1 maret 2010 Joy amarta s

BIAR-BIAR

Biar Semua Berlalu (BSB)

Biar-biar semua pergi
Biar-biar semua berlalu
Tak kan mungkin bisa kembali
Rasa cinta dalam hati ini

Usah kau harap lagi
Kembali padaku
Karena tak ada yang harus diperbaiki
Pergilah saja
Tinggalkan aku
Lupakan saja
Kisah tentang kita
Usah kau sedih
Dan usah kautangisi
Karena cintaku bukan untukmu..

Pergilah saja
Tinggalkan aku
Lupakan saja
Kisah tentang kita
Usah kau sedih
Dan usah kau tangisi
Karena cintaku bukan untukmu
Usah kau harap lagi
Kembali padaku..

Bila Nanti

Kadang ada asa dalam hatiku
Menanti sebuah keajaiban dalam diriku
Sebuah kata yang terucap dalam bibirmu
Bila nanti kau mengucap “ Maukah Kau Jadi Milikku”

Bila nanti
Keajaiban cinta itu datang dalam diriku
Keindahan yang tak bisa ku ucap dengan kata
Yang hanya raga saja yang kan merasakan
Sebuah getaran cinta yang dahsyat...
Hangat mengalir ke jiwa.

Bila nanti
Angan dan mimpi
Menyatu dalam nyata
Menggenggam hati
Mengurai hari
Bersama meniti sepanjang waktu..
Tanpa lelah...bersamamu

Bila nanti
Sosok mu hadir disisi
Membuka tabir mimpi dan asaku
Yang slama ini ku nanti.

2 Maret 2010
Joy Amarta

Kamis, 07 Oktober 2010

BIARLAH SEMUA BERLALU

Biar-biar semua pergi
Biar-biar semua berlalu
Tak kan mungkin bisa kembali
Rasa cinta dalam hati ini

Usah kau harap lagi
Kembali padaku
Karena tak ada yang harus diperbaiki
Pergilah saja
Tinggalkan aku
Lupakan saja
Kisah tentang kita
Usah kau sedih
Dan usah kautangisi
Karena cintaku bukan untukmu..

Pergilah saja
Tinggalkan aku
Lupakan saja
Kisah tentang kita
Usah kau sedih
Dan usah kau tangisi
Karena cintaku bukan untukmu
Usah kau harap lagi
Kembali padaku..

LUKA

Sakit...
Sakit sekali hati ini
Menyayat di dalamnya
Seperti tersobek dan tertusuk duri

Kau...
Diam dan bahkan tertawa
Melihat luka bahkan tertawa
Melihat luka aku yang semakin dalam
Kau...
Kau hanya berkata “Sudahlah”

Aku benci kau karena itu!
Aku benci harus ada yang luka karena itu.
Luka ini mungkin kan terobati
Jika detik ini kau Mati!

Joy Amarta 18 Okt 09

Potret Alam Fajar

Potret Alam Fajar

Bergegas songsong fajar
Berebut tempat untuk jualan
Embun pun mengalirkan sejuknya pagi
Kicauan burungpun terdengar merdu
Seolah menyapa kebiasaan fajar
Tak ada murung di gurat wajah mereka
Beraut ceria harapkan asa
Untuk kehidupan hari ini, esok dan lusa
Tangan – tangan terampil mereka
Kicauan mulut mereka tawarkan apa yang dijajakan...

Riuh, ramai suara mereka
Mengusik fajar yang masih tersembunyi...
Karena siapa cepat dia dapat...
Potret alam kehidupan dari dulu dan sekarang
Fenomena berebut tempat sudah biasa
Cerca makimulut pun sudah biasa
Kembalinantipun mereka tertawa bersama
Tak ada dendam tak ada luka
Mereka percaya Tuhanlah yang mengatur alam ini
Tuhanlah yang mengatur rizki ini
Merekalah pejuang hidup pingggir jalan
Bertahan dengan gegasnya fajar
Dipinggir jalan sambaut sang surya
Berakhir mereka bergegas pulang
Tempat ini bukan untuk dia lagi
Bergulir hari demi hari
Menyongsong fajar tanpa lelah
Selalu berharap dialah yang pertama
Hadir ditempat kaisan rizki
Tawarkan apa yang mesti ditawarkan
Walau mata seadikit terkatup ngantuk
Potret alam....ajarkan dunia
Sambut pagi dengan semangat
Karena tangan Tuhan sudah terbuka untuk kita semua.
Membuka lebar buat sang pencinta fajar
Yang selalu bergegas tinggalkan mimpi panjang di ranjang
Dengan harapan hanya Tuhan yang tahu
Sambut pagi dengan kesegaran
Tanpa kenal putus asa
Tanpa kenal kata lelah
Untuk songsong sang fajar

Joy Amarta 30 /12 / 09

Bidadariku...

Jemari ini ingin menggenggammu
Meremas dengan lembut tanganmu
Halus, dan pelan..
Hingga kaupun tenang...
Dan tak kan terlupakan aku......

Ingin ku belai wajahmu....
Dengan kelembutan jariku...
Halus... dan pelan
Hingga kau pun tenang...
Tertidur dalam buaian malam...
Yang dingin menusuk kulit...
Bidadari mungilku...

Ingin ku timang dirimu...
Ku bawa ayunan bahagia...
Meniti masa depan bersamaku..
Menyongsong sang surya pagi..
Dengan penuh keceriaan tawamu...
Yang tak kan pernah ku lupa...
Senyuman sang bidadari mungilku...

Joy Amarta 2 Maret 2010

PERGI DARIMU

Apa yang kamu mau

kau tak pauya rasa cinta

kau tak punya rasa rindu

kau tak punya rasa sayang

kau tak punya rasa cemburu

Apa yang kamu mau

kau hanya memoles wajah ayumu

kau hanya memoles senyum manismu

kau hanya memoles tawa kecilmu

untuk menghibur aku

Apa yang kamu mau

aku cukup terluka olehmu

karena kamu pandai bermain cinta

kau tabur pesona dengan senyum kumbang

kau tabur janji mnismu

aku cukup terluka olehmu

karena kau tak pernah berikan hatimu

krena ku tak pernah berikan cintamu

padaku.......

Apa yang kamu mau

membuatku terluka lagi

untuk kesekian kali

apa yang kamu mau

kini ku mohon pamit darimu

1 Maret 2010

Joy Amarta

ANDAI

Andai kau tahu aku

menangis disini karenamu

menitikan segala kegundahan diriku

apakah kau kan peluk aku

Andai kau tahu aku

memujamu begitu dalam

sehingga benci aku rasakan kau sayangku

andai kau tahu

saat ini ku ingin mati lekas darimu

menghindar hiduppun

selalu ada kamu

hingga aku tak sanggup sembunyi

mungkin saat ku mati baru ku rasa

kalau aku takkan lagi berharap andai

karena dirimu tak ada untukku.

RINDU UNTUKMU KEKASIHKU

RINDU UNTUKMU
Dirimu dimana
Ku Tanya selalu
Ditiap detakan waktu
Dirimu dimana
Hatiku rindu padamu
Tak kuasa menahan tangis
Tak kuasa menahan rindu ini
C intaku ini tak pernah
W alaupun ku tahu kau tak perduli
Cintaku ini tak pernah pergi
Walaupun ku tahu kan berlalu……
Kan simpan sellalu rindu
Hanyalah untukmu
Walaupun berat ku rasakan
Karena rinduku ini,tak pernah kan terobati ….
Dirimu kini jauh……
Entah ada idmana
Tapi ku yakin kau juga pasti rindunaku
Karena ku tahu kamu
                                                              05 maret 2010 by:Joy amarta.

AKU PUN MAMPU

PELAN-PELAN SAJA
Tak usah kau suruh aku aku
Untuk melupakanmu
Aku pastikan bisa segera melupakanmu
Akupun mampu
Pelan-pelan saja
Akupunkan bisa melupakanmu
Tanpa kau suruh aku
Akukan berjalan,menatap kedepan
Tanpa harus melihat ke belakang
Sebab tak ada yang harus disesali
Keputusanmu telah bulat iuk meninggalkanku
Pelan-pelan saja
Akupun kan bisa melupakanmu
Tanpa kau suruh aku
Pelan-pelan saja
Akupun kan bisa
Tuk segera mencari penggantimu
Tanpa kau suruh aku
Akupun kan mampu tuk melupakanmu.
05 maret 2010
Joy amarta.

TAK PERCAYA CINTAMU

Sebenarnya ku tak punya rasa cinta
Ku sudah mati rasa jiwa dan raga
Ku hanya sekujur tubuh yang terbungkus jasad bernyawa
Mati rasaku tuk merindu
Mati rasaku tuk mencintai
Terhempas dalam kepahitan selalu
Hingga ku selalu berkata
“Apa sebenanrnya arti cintamu”
Karena cinta itu ternyata dusta
Hanya bisa membuat air mata jatuh di pipi
Karena cinta itu ternyata bohong belaka
Kata sayang itu hanya hiasan bibir saja
Karena cinta itu ternyata palsu
Berpura-pura ceria ternyata sinis belaka
Berkedok sayang bertabur kangen
Semua itu hanya polesan sandiwara cinta
Hingga ku selalu berkata lagi
“Apa sebenarnya cintamu untukku”
Biarlah teka-teki ini kau saja yang menjawabnya
Mungkin memang aku tak layak tahu
“Cintamu,cintanya,atau cintaku”
Mana yang sesungguhnya ada di hatimu
Hingga ku selalu berkata lagi
“Cinta kini ku tak percaya lagi padamu”
Tegal 31 Maret 2010

AKU BUKAN KEKASIHMU

Senyum manis
Menyapa aku setiap kita bertemu
Memulai sapan kita
Hingga suasana nyaman jadinya
Senyum pula buatku bahagia
Ada damai dan cinta di sana
Ceritamu asyik ku dengar
Tentang catatan perjalanan seseorang
Membuka mata hati katamu
Akupun terhanyut karena itu
Ceritamu pilu ku dengar
Tentang luka cintamu yang begitu dalam
Terpendam dalam kenangan
Menangis kaupun karenanya
Ceritamu syahdu ku dengar
Tentang nalurimu ingin bercinta
Dengan sajak kau ungkap kata
Merayu mengoda pada kekasihmu
Hingga ku terpesona
Ceritamu sedih ku dengar
Saat kau tertolak kasihnya
Mengungkap hasrat dia menolak
Kau tersudut dalam lelah
Melihat hati tak lagi ceria
Kaupun bersandar di pundakku
Senyum manis untukku
Ku lihat itu walau tersembunyi
Ku coba tawarkan hati
Untuk sejenak pelarianmu
Biar senyummu tetap manis
Mengawali hari-harimu
Senyum manis untukku
Tapi tak ada cinta di matamu
Mungkin luka telah kau dapat
Hingga tak ada lagi hasrat
Akupun berucap lirih maaf
“Aku bukan kekasihmu”
Ketika kau coba tawarkan hatimu
Akupun pantas berucap kata itu
Karena aku bukan pilihanmu
Kau diam...
Kau bisu kata..
Dan senyumpun hilang dari bibirmu
Tegal 07 Maret 2010

RINDU AYAH

Baring-baring di kamar
Menatap mata pada foto
Terbingkai warna emas mengkilau
Gagah perkasa
Tajam sorot matanya
Menatap siapapun yang melihatnya
Hatiku pilu
Tak bisa lagi bercakap-cakap
Hati tak bisa lagi tertuat
Untuk keluhkan semua duka
Ayah....
Lihatkah ayah akan aku?
Aku rindu ayah
Aku sedih ayah
Aku menangis ayah
Tak pernah ku temukan cinta sejatiku ayah
Tak pernah ku temukan sayang abadi ayah
Ayah...
Pilu ku ungkap ini kepadamu
Ayahpun sama tak dengar aku
Ayahpun sama cuma diam membisu
Ayah...
Ku rindu dirimu
Ku rindu kasihmu
Tertuang aku akan rasa ini
Jiwa ini lelah ayah
Jiwa ini rapuh ayah
Rasanya pilar hati ini tak kuat
Menyangga kesepian hati
Ayah...
Ku rindu suaramu ayah
Setdaknya menghibur hatiku
Hingga sedihpun berlalu
Ayah..
Baring-baringku di kamar
Hanya mampu menatap wajahmu
Rinduku cuma tertahan
Tapi bathinku yakin
Ayah selalu dekat aku
Walau jasadmu telah tiada
Ruh sayangmu pasti ada untuku
Ayah...
Ku rindu padamu
Tapi ku tak mau ikut denganmu
Karena ku ingin bangkit
Tuk lawan rapuhku
Tegal 07 Maret 2010

KETIKA AKU MENCINTAIMU (YA RABBI)

“Apa yang terjadi padamu?”teriak Lisa melihat nova tergelatak tak berdaya.Dengan segera Lisa meminta bantuan pada tetangga sebelah,Ya Allah kenapa Nova,ada apa?bathin Lisa tak henti -hentinya bertanya dalam hati,dia cemas akan Nova adiknya.”Terimakasih ya?”kata Lisa pada Nurman yang telah membantu Lisa membawakan adiknya pulang.Nova di baringkan di kamar.Wajahnya pucat pasi,panas agak dingin,matanya sayu,bibirnya pucat,tangan dingin,Lisa mengenggam tangan Nova dengan penuh sayang,dia tak kuasa melihat kondisi Nova yang tak berdaya.Tak terasa air matapun menetes di pipinya,dengan sedikit terisak Lisa menangisi Nova.Nova memang pendiam belakangan ini,karena tak pernah cerita tentang segala hal pada Lisa,kelihatanya dia lagi ada masalah,bathin Lisa serasa memijit kaki Nova.Tak lama kemudian Novapun tersadar,dia mengigau nama seorang dia ucap,Rizal,,Rizal..nama itu yang di ucapkan.Tapi Nova seperti tak sadar ucap itu.”Ada apa Nov,..kamu kenapa begini?'”tanya Lisa,sembari mengusap kening Nova dengan handuk untuk hilangkan keringatnya.Sini sayang dekat kakak,Lisapun duduk dengan Nova dan membelai rambut Nova dengan saying”.Apa yang terjadi Nov?''Lisa bertanya sambil memeluk adiknya.Tiba-tiba Nova menangis di pelukan Lisa,tangis Nova seperti tangis sebuah penyesalan,Lisa membiarkan adiknya menangis sepuasnya,hingga mungkin nanti agak tenang sedikit.Tak lama kemudian Novapun berhenti menangis,masih ada sisa isak sedikit terdengar.”Kak...Nova benci dia kak,dia jahat kak,dia telah dustai hati Nova!”kata Nova sedikit emosi.”.Hust sayang,tenang dulu ya?Nova redamkan dulu emosi dan marah Nova saat ini,nanti bila sudah agak reda kita bercerita ya?”Lisa mencoba menasihati adiknya.Nova pun hanya diam,dan mengganggukkan kepala.”Sekarang minun teh hangat dulu sayang,biar agak sedikit hangat tubuh kamu ya?” kata Lisa lembut.
Lisa mencoba menenangkan Nova biar sedikit tidak terbawa dalam sedihnya.Tak terasa adzan magribpun tiba,Lisa segera mengajak Nova untuk tunaikan sholat berjamaah.”Kak Lisa saja dulu kak,Nova ntar saja,habis kakak ya?”kata Nova seraya mengusap wajahnya dengan saputangan.
“Ya sudah kakak duluan ya?Lisapun bergegas ke luar dari kamar Nova.
Novapun masih di kamar,dan berganti baju.Nova masih tak mengerti kenapa dengan Rizal,kenapa begitu mudahnya dia berpaling dan pergi dengan Serli? apa sebenarnya yang terjadi?apa dia lupa janji dia?apa salahku padanya?.
“Nova….cepat sayang…nanti keburu waktu masuk Isya!”
“Iya kak Novapun bergegas ke luar kamar.
Lisa menunggu di ruang depan,serambi membaca Al-Quran.Tak lama kemudian Novapun datang,dia duduk dekat kakaknya.Lisa menyudahi tadarusnya.
“Gimana sayang,apa sudah tenang sekarang?kata Lisa kemudian.
Nova hanya diam.Lisapun diam saat melihat adiknya belum ada gelagat untuk bercerita.
“Kak…”
“Iya Nov ada apa?”
“Siapa itu Rizal, kau ucap nama itu saat tak sadar,boleh kakak tahu?”kata Lisa pelan dan lembut.
“Apa kakak peduli dengan Nova?”kata Nova lirih dan menatap wajah kakaknya.
Hati Lisa jadi perih,kenapa Nova berkata begitu?
“Apa kakak peduli Nova?tidakkan kak?yang peduli Nova adalah Rizal pacar Nova.Nova menangis berkata begitu,kakak sibuk dengan urusan kakak sendiri,kakak hanya bertanya Nova sudah makan apa belum? Kakak hanya berkata pada Nova untuk belajar dan belajar sehingga Nova bisa jadi guru seperti kakak,apa pernah kakak punya waktu untuk Nova?Nova butuh itu kak,Nova butuh teman yang mengerti akan hati Nova kak?Novapun menangis,dia seperti mengungkapkan semua isi hatinya.
Astagfiruallah…Lisa tak mampu menangis juga,dia tidak mengira Nova berkata begitu padanya.Ya Allah..ampuni aku,bila ternyata aku telah lalai hati,tak sadar adiknyapun butuh teman untuk berbagi,tapi siapa juga yang akan tahu jika saat ini juga kakak ada masalah Nov,bathin Lisa berucap dalam hati.Selama ini Lisa melihat Nova seperti tak punya masalah,dia memang agak sedikit ceria,dan agak supel dalam bergaul,tapi?
Rizallah kak,yang membuat Nova jadi semangat kuliah,Rizal pula yang buat Nova tak perlu untuk bercerita pada kakak,Rizal pula yang buat Nova tahu arti cinta,Rizal pula yang buat Nova bisa bernyanyi,bisa rindu,bisa tersenyum,bisa tertawa,Rizal pula yang buat Nova punya cita –cita hidup bahagia kak.Nova berkata seraya sedikit marah pada kakaknya.Tapi Rizal pula yang buat Nova benci pada hidup kak,dia jahat,dia egois,dia keterlaluan,dia tak melihat Nova begitu mencintainya,Nova benci dia kak…salah apa Nova pada dia kak?Novapun menangis di bawah bantal.Tangisnya sungguh pilu,Nova ternyata sedang jatuh cinta,tapi dia telah terluka,itu kesan yang di dapat saat Nova berkata tadi.
Lisa membelai rambut Nova dengan lembut,dia bisa merasakan rasanya patah hati,karena dia juga sama sedang patah hati,mungkin karena Lisa sudah dewasa hingga bisa sedikit sabar.
“Nova,mau kah Nova melihat kakak? Bangun dan dengarkan kakak,duduk sini dekat kakak,seraya Lisa membalikkan badan Nova yang tengkurap.Novapun
Membalik,suara kakaknya begitu lembut di telinga,Nova merindukan suara itu,sejak ibunya menikah lagi dan tinggal dengan ayahnya,Nova sama sekali tak mau tinggal dengan beliau,dia memilih ikut kakaknya di rumah dinas dari sekolah tempat di mana kakaknya mengabdi.
“Apa Rizal itu begitu hebat buat Nova?”kata kakaknya sambil membelai rambut Nova dengan sayang.Seberapa besar dia cinta dan sayang pada Nova?seberapa tuluskah dia mencintai Nova?seberapakah dia perhatian pada Nova?kenapa semua itu bisa berpaling?kenapa?apa Nova tak sadar itulah cinta manusia,dia hanya sebatas pada kata dan nafsu saja.Lisa berkata dengan lembut,dan sedikit tegas.
Berpikir lagi coba Nova tentang Rizal,apa yang sebenarnya Rizal inginkan dari Nova? Kata Lisa kemudian?kenapa dia begitu mudahnya janji,kenapa dia begitu mudahnya mengucapkan semua keindahan tenteng cinta,kenapa dia begitu mudahnya berpaling dan mendustai Nova,kenapa?itu semua karena dia sama sekali tak ada cinta Nov….Lisa berkata sambil menyakinkan kata-katanya itu.
“Nova,apa yang ada di pikiran Nova,dia sudah bisa tebak,bahwa Nova akan mengejar dia agar Nova meminta untuk kembali pada Nova,dan itu merupakan kepuasan bagi dia saat Nova selalu mengejarnya..apa Nova bisa pahami ini?”kata Lisa saat melihat Nova menatap wajah Lisa.Novapun tersenyum saat itu,sedikit lega saat kakaknya berkata begitu.
“Cinta itu sebenarnya ada,jika kita bisa merasakan dengan kerelaan kita,apa Nova tak sadar bahwa inilah cinta yang agung dan indah Nov?”kata Lisa.
“Maksud kakak apa kak?” Nova menjawab dengan bingung.
“Sadarkah Nova tadi bilang kalau Nova butuh teman?sadarkah Nova teman itu ternyata kakak sendiri?bagaimana mungkin kakak bisa tahu kalau Nova sedang jatuh cinta?bagaimana mungkin kakak tahu kalau Nova sedang patah hati?bila tidak karena masalah Nova ini?”kata Lisa.
“Bisakah Nova sedikit pahami makna semua yang telah terjadi?apa ini semua di atur kita?apa ini semua kehendak Rizal?tidak Nova,renungkanlah.
Kakak yakin inilah cinta Allah pada Nova,kita bisa saling bersama dan saling berbagi,dan Novapun tak harus malu untuk menceritakan pada kakak,semua ini karena cinta Allah Nov,Lisa berkata dengan lembut dan santun,hingga Novapun sekarang tersenyum.
“Gimana perasaan Nova sekarang?”Tanya Lisa kemudian.
“Sedikit lega kak” Novapun memeluk kakaknya dengan senang.
“Nova,sikapilah hal ini dengan sedikit bijak,walau masih 19 tahun,kakak yakin Nova bisa dan mampu sedikit dewasa”kata Lisa.
“Cinta Allah itulah yang buat Nova berani ungkapkan kejujuran pada kakak,hingga kakakpun jadi tahu bahwa kakak selama ini begitu asyik dengan dunia kakak,sampai tak sadar ada Nova yang ternyata membutuhkan kakak. Lisa berkata seraya membalas pelukan Nova dengan sayang.
“Kak,Nova jadi malu kak,selama ini Nova merasa kakak itu tak sayang Nova lagi,ternyata Nova salah kak,maafkan Nova kak?”kata Nova sambil tersenyum.
“Ehhmmm..iya iya kakak maafin deh”.Lisapun ikut tersenyum melihat Nova sudah bisa tersenyum manis,
“Sekarang makan yuk”ajak Lisa
“Beli bakso saja kak di luar, Nova pengen kak”.kata Nova.
“Ayuh…”
Merekapun tertawa.
*****
Sejak kejadian itu,Nova sudah tak terlihat murung lagi,dia.Lisapun jadi ikut senang dan bahagia.
“Kak,boleh Nova ikut liqo kak?”tanya Nova saat duduk santai di teras depan rumah.Terkejut kakaknya mendengar Nova berkata begitu,sebab sering kali Lisa berangkat liqo Nova itu tak pernah peduli pada kegiatan Lisa.
“Ehhmmm, benarkah itu Nov?”tanya Lisa.
“Iya kak,kenapa
kak?”
“Tidak apa kok sayang,kakak senang dengar Nova ingin ikut liqo,jadi kakak ada teman tuk jalan bareng, he he he Lisapun berkata sambil tertawa biar tak terlalu Nova bertanya.
“Nova,serius nih,..?”kata Lisa menggoda.
“Iya kak,Nova pengen belajar seperti kakak,pintar menggaji dan sabar”kata Nova menjelaskan niatnya ikut liqo.
“Subhanaallah...,itu semau karena cinta Allah pada Nova,hingga Novapun ingin belajar lebih tahu lagi tentang Allah dan segala ilmunya”.kata Lisa sambil sedikit memberi dakwah pada Nova.
“Kapan nih,mau mulai ikut nona manis?”tanya Lisa
“Kakak berangkat kapan kak?”Nova balik bertanya.
“Sore juga berangkat,gimana?Lisa menawarkan pada Nova.
“Ya sudah kakak,Nova ikut”kata Nova senang,dengan mata berbinar-binar.
“Sekarang,Nova tidur dulu ya kak,tolong kakak bangunin Nova ya?”kata Nova sambil pamit untuk tidur siang.
“Iya deh,,,,ya sudah sana bobo!”kata Lisa sambil mengayuhkan tangan seolah mengusir Nova.
Lisa bersyukur sekali dengan kejadian ini,sebab semua karena Allah lah sehingga Nova bisa berubah,sejak 5 tahun yang lalu,ayahnya berpisah karena tidak adanya kecocokan dalam pola berpikir mereka,membuat Lisa sebagai anak pertama dalam keluarga,jadi sedikit bisa memahami kondisi yang orangtuanya jalani.Kadang dia tak bisa berpikir dengan Ardi kenapa hanya karena orangtuanya cerai lalu Ardi menganggap dirinyapun sama seperti sifat orangtuanya?Apa setiap perpisahan adalah hal yang memalukan?Apa hanya melihat sisi luarnya saja saat kita menilai seseorang?Bagaimana bisa kita menilai hanya dari itu saja?Ya Allah Lisa hanya menghela nafas panjang,ahh sudahlah mungkin ini semau juga karena Allah sayang sama aku,gumam Lisa sambil tiduran di kursi sofa.Bayangan bahagia ketika masih sama-sama kumpul jelas melintas di benak Lisa,berdua dia dan Nova selalu pergi ke Mall Rita,sekedar jalan-jalan sambil menunggu magrib,selisih usianya dengan Nova terpaut jauh 6 tahun sehingga saat itu Lisa masih agak manja dengan ayahnya,sejalan dengan waktu hadirnya Nova membuat Lisa tidak bermanja-manja lagi,karena harus berbagi dengan Nova.
Novapun agaknya sama punya sifat manja,Lisa tapi sedikit memahami,karena memang tidak ada lagi saudara sesudah Nova.Perpisahan orangtuanya adalah catatan terburuk bagi Lisa dan Nova karena mereka sama-sama kehilangan orangtua yang mereka sayangi.Beruntung Lisa tidak terpuruk karena perceraian orangtuanya,dia banyak beraktifitas di keagamaan sehingga ada batas untuk belajar mengendalikan diri.Ya Allah..Alhamdulilah..semua ini karena cintaMU ya Allah.
*****
“Nova ayuh jadi gak nih,teriak Lisa sambil mengetok pintu Nova saat sore.
“Iya kak,nih lagi mau keluar”Novapun teriak dari kamar.
“Kak Lisa sudah mandi?”tanya Nova.
“Sudah”
“Oh, ya sudah tunggu ya kak,Nova mandi dulu”Novapun bergegas lari kekamar mandi.Tak lama kemudian Novapun masuk ke kamar kakaknya.Nova bingung mau pakai kerudung apa.Di lemari kakanya begitu banyak macam kerudung.Ada yang segitiga,ada yang tinggal pakai,ada yang Cuma bentuk segiempat tapi panjang,benar-benar bingung Nova memilihnya.
“Kenapa sayang?”tanya Lisa,melihat Nova dari tadi cuma lihat-lihat saja.
“Bingung kak,yang mana ya?”kata Nova.
“Ehmmm,ini saja Nova,Rabbani punya,baguskan?coba sini sayang?”kata Lisa sambil mencobakan kerudungnya pada Nova.
“Tuh..cantikkan?warnya sesuai dengan baju Nova yang di pakai,gimana Nova suka?”Tanya Lisa.
“Ehhmm,iya kak,he he he ,pink sama pink ya kak”.Nova mencoba sedikit berputar-putar di depan cermin.
“Subhanallah…cantik juga adik aku ya?”Lisa tersenyum sambil menggoda.
“Ahhh,kakak bisa saja,yuk berangkat kak!”kata Nova.
******
Tak terasa sudah 2 bulan Nova sudah bisa belajar liqo dan menggaji bersama kakaknya.Perasaan Nova jadi lebih tenang dan sedikit bisa belajar sabar.Banyak waktu Nova di gunakan buat belajar dan membaca di rumah,Lisapun jadi bahagia melihat apa yang Nova sekarang lakukan.Hingga tak terasa Novapun sudah bisa lupakan Rizal dan Serli.Tiba-tiba hp Nova berdering,nadanyapun mengalun dengan merdunya.Sungguh mati aku tidak bisa melupakan dia….mengalun lagunya Zigas.
Nova terkejut,Rizal yang menelepon,mau apa dia?bathin Nova bertanya-tanya.
Berkali-kali bunyi Nova hanya diam saja sambil mendengarkan lagu itu bernyanyi untuk Nova.Ya Allah aku benar-benar sekarang yakin akan cinta dan kuasa Engkau,saat aku terpuruk ternyata kasih sayangMU lah yang menolongku.Aku yakin bahwa Rizal memang bukan untukku.Saat bersama Rizal aku justru tak mengenalMU,aku justru jauh dariMU.Ya Allah tidak saat ini aku bercinta,sebab aku tahu Engkau yang akan memberiku cinta dan bahagia.Terimakasih Ya Allah,aku masih bisa mencintaiMU dan akan selalu mencintaiMU hingga ahkir aku menghembuskan nafasku.
“Maaf kak Rizal..Nova ikhlas atas semua ini,sebab Nova yakin cinta Nova bukan untuk kakak,terimakasih kak,bisa mengenal kakak,semoga kakak bisa bahagia”itu sms Nova terahkir setelah berkali-kali bunyi panggilan Nova cuekin.Hari- hari yang indah telah Nova jalani,bersama Lisa sahabat sejati Nova sekarang.
Tegal.Mei 2010 By Joy Amarta.