Minggu, 24 Oktober 2010

NUANSA HATI 3

HATIMU ISIKU

Hatimu isiku……
Menyelimuti dalam mimpiku….
Sepanjang waktu…
Tercatat dalam kalbu…
Tak akan pernah terlintas dalam benakku ini…
Mengingkari janji ini…

Tak bisa aku berlari
Mengejar bayang dirimu…
Berselimut dalam duka sepanjang detik…
Mencari dalam ruang batas dan waktu…

Kau ada di mana kasih???????
Ruang rinduku berbisik sendu…
Tak bisa mengikuti jejak langkahmu…
Semua tertutup dalam bingkai gelap malam….

Angin…
Hujan…
Panas…
Dingin…
Sunyi…
Gelap…
Aku menggeliat dalam kesendiriaan

Suara……..hanya itu yang terdengar saat detik ku merindumu…
Jauh angan dan mimpiku…
Bersama selalu di sisimu…
Tak akan lelah akupun akan selalu menantimu…

Hatimu isiku…
Terisi sudah catatan tentang kita…
Terpampang dalam figura dunia maya…
Seiring sejalan…..
Tetap ada kisah kita…
Hatimu…..
Hatiku…
Isimu…
Isiku….


By Amarta
11 Oktokber 2010.       
       

Sabtu, 23 Oktober 2010

NUANSA HATI 3


KEMBALILAH

Jiwa ini mengharapkanmu
Bercerita tentang semua ini
Tentang sebuah cinta
Yang selalu saja ada
Bahkan tak pernah hilang!
Ruhku memanggilmu
Yang tersudut sendirian di kesepiaan…
Kembalilah kataku mengharapmu…

By Joy Amarta.(Jak-Pus 17 Juli 2010)



TAK ADA RASA

Kau pukir aku punya rasa
Mengingatmu pun aku enggan
Hanya sesak saja aku rasa
Memejamkan matapun
Aku rasa asyik
Karena kau tak pernah ada!

By Joy Amarta (Jak-Pus 17 Juli 2010)


MIMPIKU

Ruhku membawa langkahku jauh
Mengembara meraih mimpi
Membungkus jasadku melawan takdir…
Untuk jadi pemberani
Di lingkaran kota Impian
Yang bisa membuat mimpi menjadi nyata
Atau bahkan bisa buat mimpi itu musnah!
Hanya ruhku yang akan membawa meraih mimpi dan cita
Doa dan harapku ada untuk itu
Ya Rabbi …sertaMU selalu untukku.

By Joy Amarta(Jak-Pus 17 Juli 2010)


SAAT LELAHKU

Saat lelah aku butuh kau!
Tuk sekedar dengarkan seribu ocehanku
Saat lelah aku butuh kau!
Tuk sekedar aku bersandar di pundakmu
Aku ingin itu
Aku harap kau tahu itu
Hingga ku bisa bernyanyi untukmu
Saat lelahku

By Joy Amarta(Jak-Pus 17 Juli 2010)


MAAF KATAKU

Ku lihat kecewa di matamu
Tertunduk lesu dan lemah
Tanpa nafas keindahan…
Ku duduk bersandar di bahumu
Ku dengar isak tangismu dari hati
Tak ada yang menetes..
Tapi batin yang menjawab..
Jangan kau sudutkan aku!
Dengan kata-kata cintamu
Maaf kataku!
Aku tak punya cinta untukmu!
Cukup..
Maaf kataku..
Bisik hatiku mewakili kataku…

By Joy Amarta (Jak-Pus 17 Juli 2010)



BILA KAU TAHU

Mungkin akan pedih
Tapi inilah realita yang ada
Banyak catatan aku tulis
Untuk di sisipkan di buku itu
Dengan drama yang berbeda!
Menjenuhkan hidup ini ternyata!
Bila kau tahu
Seonggok tubuhku sudah mati
Segalanya terbungkus kepura-puraan
Dan sekali lagi hidup ini membosankan!
Bila kau tahu
Hanya ciuman…
Kemesraan..
Bah!...
Memuakkan bukan!
Drama rutin hidup kita
Aku sudah tak asing dengan itu
Bila uluran tanganmu
Ada makna itu!
Hidup ini ternyata menyebalkan!
Bila kau tahu
Ada Kuasa Tuhan yang akan mengawasi kita.
Bahkan kau tak sadar itu
Melihat diri selalu berkata
“Aku salah apa”
Munafik..
Kau pantas ku tolak!
Karena di kepalamu
Kau gambarkan aku tuk pelampiaskan nafsumu
Siang dan malamu!
Bah!...
Memuakkan itu saja kataku untukmu
Bila kau tahu
Lebih baik aku sendiri

By Joy Amarta (Pondok Hijau Juli 20100


DIRIMU

Aku terharu dengar kisahmu
Di balik tegarmu ada dukamu
Tak bisa aku sapu tangismu
Tangis yang tersembunyi di balik senyummu


Naluri ingin menyayangimu
Berbagi kasih dengan mutiaramu
Bercanda saat lelah otakmu
Bercumbu saat berdua di ruang hati
Menikmati hari yang tak pernah terhenti

By Joy Amarta (Tegal 12 Agustus 2010)

Rabu, 20 Oktober 2010

MAWAR MU UNTUKNYA

Wangi bila tercium lebih dekat..
Semerbak di sekitar aroma mawar..
Cantik
Anggun

Elegan...
Siapapun akan terpesona..
Terpikat warna yang menggoda
Di jama dan di peluk ingin rasa jika sudah ada di genggam tangan ..

Tak peduli duri itu sangat tajam menusuk..
Perih jika sudah tertusuk
Sakit...
Tapi kenapa tak pernah jera juga aku beri mawar ini untukmu di setiap pagi?????
Cinta itu bisik relung hatiku yang terdalam
Wangi ini ingin ku sebar pada seluruh tubuh kekarmu nan perkasa
Hingga kau pun akan selalu terikat dengan duri mawar itu untukku..

Berdarah setetes demi setets jika kau terluka..
Mengalir di tepian jemari tanganmu...
Kau akan rasakan pedih dan perih sesaat kau rasakan luka itru...
Kau gambarkan sama seperti diriku yang juga akan terluka jika terusuk duri mawar itu..   
Aku akan meneteskan air mata kepedihan ..    

Ku beri mawar ini untukmu...
Berbagi wangi kasih sepanjang waktu di sisimu   

Tapi mawarmu kini kau berikan untuknya...   
Seolah mawar itu tak ada makna cinta suci untukmu dariku..
Matikah jika kau beri untuknya?
Mawarku untukmu...
Mawarku sebagai tanda cintaku..
Mawar ini tak ku beri untuknya.
Tapi kau beri mawarmu untuknya!!!!!!!!

By Amarta.Tegal 21 Oktokber 2010.

Selasa, 12 Oktober 2010

DALAM KEPEDIHAN 1


Aku takut dalam kediaman tak berujung kebenaran…………….
Tanpa sebuah jasad yang utuh dalam jiwaku…………..
Menekan dalam batin menusuk sakit terdalam!!!!!!!
Seperti ruh yang melayang tanpa sebuah nafas
Melintas terbang entah tak tahu arah dan tujuaan……………
Ingin ku tusuk jiwa ini jika tak takut akan hukum Allah yang begitu besar nantinya..
Kosong sudah yang ku rasakan dalam sebuah kediaman!
Pilih Mati dengan luka mendendam..
Atau terjepit dalam lubang dusta kepanjangan
Puaskan jiwa jiwa pendusta di balik mati jiwaku.
Kejam!
Sadis!
Hukum manusia buat manusia
Sedang Tangan Yang Kuasa membuka lebar sepanjang kita mau pertaubatan.
Adilkah
Atau hatimu sudah termakan semua kesucian dalam wajah tak berujud sebuah kebanaran????????????
Doa…tak ingin aku lepas dari itu..
Tapi jiwa begitu lemah saat ini ku rasakan
Akan manis katamu
Diam dalam dustamu!!!



By Joy Amarta.      

Minggu, 10 Oktober 2010

NUANSA HATI


PELEPAS NURANIKU

Aku hanya bisa menulis seadanya
Hingga aku bisa tersenyum dengan tulisanku itu
Seperti orang gila di tengah malam
Tak terlelap hanya tuliskan sajak dan kata-kata
Sebagai pelepas nuraniku berkata.


AKU DAN HATIKU UNTUKMU

Aku dan kau di bukit hijau
Ingin berikan mawar ini untukmu.
Ingin berikan hatiku untukmu.
Ingin bisa berikan kasih sayangku untukmu.
Biarkan pundakku jadi sandaran kepalamu.
Biarkan tetesan air matamu kuusap dengan jemariku.
Hingga kau tak sendiri lagi.
Aku dan hatiku ada untukmu


AKU DAN ENGKAU

Aku dan Engkau diturunkan ke dunia...
untuk saling mengerti tentang kehidupan ini (CINTA SEJATI)...
Aku dan Engkau diciptakan oleh maha kuasa...
untuk menemani jiwa yang sepi...
agar memahami (mengerti) tentang arti bahagia (CINTA SEJATI)...
manusia diciptakan oleh maha kuasa untuk menemani jiwa yang sepi.
agar memahami tentang arti cinta sejati...

























AKU DAN ANGANKU

Saat kau tabur janji dan mimpi
Sungguh aku terharu dengan katamu
Langitpun seolah ikut menyaksikan katamu
Bulan bintangpun ikut mendengarkan itu
Aku dan anganku jadi bermimpi indah sesudah itu
Banyak sudah rajutan cinta akan aku susun dan tata hingga terasa indah
Tuk bercinta....
Aku dan anganku
Seperti bidadari aku menari di atas singgasana tahta cinta
Berselimut saling percaya dan sayang
Tak akan tinggalkan hatiku
Jiwaku...
Ragaku...
Aku pun demikian padamu
Janji cinta sehidup semati bersamamu...
Ikrar kita hanya Tuhan yang tahu...
Tuhan juga dengar doa kita..
Aku dan anganku
Impian di atas duniaku
Bersajak syair dan kerinduaan
Kau akan jadikan aku wanita sholekha di dunia
kau akan jadikan aku. wanita termulia dimahligai istana kita
Kau akan jadikan aku wanita bercadar hitam terindahmu
Ku tersanjung katamu
Berlinang air mataku bersujud aku padaMU ya Rabbiku
Atas angan dan mimpiku


AKU TAK PANTAS UNTUKMU

Di saat ini aku masih sendiri..
Bagaimana cara memberitahukan kepadamu.
Mengungkapkan isi hatiku telah tertahan..
Bagaimana cara untuk bisa menyatakan..
Bahwa aku sangat mencintai engkau...
Sedangkan menampakkan diriku..
Telah terpaku, karna menahan rasa..
Di saat aku memperlihatkan..
Wajahku di cermin...
Aku sadar… aku tak pantas untukmu...
Wajahku.. wajah.. wajah.. wajahku....

Aku di sini dan menunggu..
Diam tanpa dirimu..
Kau tahu ku tak bisa..
Meranjak terbang dan melayang..
Tanpa dirimu ku tak bisa kembali...






MEMBAKAR

Kau tlah membakar seluruh jiwaku...
Dan juga kau tlah membakar hatiku..
Yang mencintaimu..
Mengapa aku tak sadar.
Apa yang tlah kau perbuat padaku..
Membakar seluruh harapan yang ada..
Hahahahaha…!!!
Punahlah semua harapanku padamu.
Hilangnya cinta sejatiku padamu..
Sirna sudah isi hatiku padamu..
Hampa rasaku padamu.
Kelam
Hitam
Rapuh
Luluh
Patah
Sayat
Hancur
Tenggelam
Hanyut
Racun
Ular
Tabu
...... ??
….. ??
…..
….. Tak tahu apa lagi selanjutnya…
...... Perempuan yang akan datang dalam kehidupanku…
Kau telah membakar seluruh jiwa ragaku....


BERHARAP....

Kini tinggal kenangan...
Haruskah seperti ini...
Tak seutuhnya bagiku...
Kasih kembalilah dalam pelukanku...
Kenapa ini terjadi di antara kita...
Apakah ini takdir Tuhan...
Kasih pahamilah diriku...
Ku harapkan kejujuranmu...
Ku ingin cintamu seutuhnya bagiku...
Haruskah perasaan sampai di sini...
Aku masih ingin memilikimu...
Tapi rasa yang ada masih tertahan...
Ku harap kau mengerti...
Betapa aku mencintaimu...
Hanya itu yang bisa kuharapkan padamu..
Aku tahu bahwa kebisuan malam..
Adalah utusan yang paling bersaja..
Di antara dua hati..
Dan membawa mazmur..
Dari dua hati...
KISAH CINTA (KINI TINGGAL KENANGAN)

Sebuah kisah cinta yang tak berakhir bahagia...
Sisakan rasa kecewa di dalam ceritanya...
Semestinya rasa cinta tak hadir di antara kita...
Bila itu ternyata kita tak harus bersama...

Karna sesungguhnya seutuh engkau miliknya...
Takkan mungkin kita...
Bersatu selama engkau masih dengannya...

Kini tinggal kenangan...
Saat-saat yang indah...
Di antara kita...
Hanya sebatas angan...
Bersama dirimu...
Akan bahagia...
Akan kujadikan milikku selamanya...

Layaknya roman picisan bawasanya mencintai...
Tak selalu harus memiliki...
Indahnya nuansa cinta yang singgah di antara kita...
Ternyata itu hanyalah sebuah fatamorgana...
Ada rasa rinduku masih tertahan...
Yang begitu terdalam, sangat terdalam...
Lubuk hatiku....


HATI YANG TERLUKA

Sekeping hati yang terluka...
Tanpa cinta...
Tapi terluka...
Hatiku tersayat...
Karena kusayat sendiri...
Dengan cinta tak pasti...
{@_@} Aku mencintaimu....
Tapi kini engkau...
Milik sahabatku sendiri...
Sesungguhnya ALLAH tidak berbuat zhalim kepada manusia sedikitpun,
Akan tetapi manusia itulah yang berbuat zhalim kepada diri mereka sendiri. (surat YUNUS ayat 44)
Jahui NARKOBA karna ia adalah segala perbuatan kotor atau pembunuh berdarah dingin

Jumat, 08 Oktober 2010

Keajaiban Cinta

Tuhan, terima kasih . . .

Atas Kehadiran dia untukku . . .

Ada rindu Tuhan . . .

Ada cinta Tuhan . . .

Ada sayang Tuhan . . .

Ada cemburu Tuhan . . .

Betapa indahnya cinta ini untuk ku Tuhan . . .

Apa masih ku punya harapan Tuhan . . .

Harapan untuk mencintainya, dan dicintai . . .

Ku ingin hidup lama lagi Tuhan . . .

Bila memang cinta ini untuk ku . . .

Meraih . . . mimpi di atas cinta . . .

Memegang tangan dan ada aliran darah hangat . . .

Menepis segala kesedihan yang selama ini ada . . .

Menggapai apa – yang jadi impian cinta . . .

Bergumul dengan kenikmatan dan kemesraan

Bercumbu di bawah remang – remang lampu kamar.

Berdesah di antara deruhnya nafas terengah . . .

Bergelayat manja di sisi cinta dengan kemesraan . . .

Berkelumat dengan bibir bergetar cinta . . .

Di bawah selimut satu nafas . . .

Tuhan . . . Benarkah ini keajaiban cinta untukku?

Benarkah Tuhan mengirim dia untukku . . .

Ku ingin rawat dia Tuhan

Dengan cinta dan kesetiaan . . .

Ku ingin balut dia Tuhan

Dengan kasih sayangku . . .

Ku inging Tuhan jadi saksi cintaku . . .

Tanpa ada hujan, dan panas . . .

Ku ingin labuhkan perahu cintaku untuknya,

Jika memang ini keajaiban cinta ku . . . Tuhan . . .

Takkan ku biarkan dia menangis,

Takkan ku biarkan dia kesepian,

Takkan ku biarkan dia kedinginan dimalam hari

Karena cintaku kan slalu ada Tuhan . . .

Jika memang ini keajaiban cintaku . . . Tuhan . . .

Apakah masih boleh ku mimpi lagi Tuhan ?


Puisi-Puisi

RY”

Dimana Dirimu Ry…
Kutanyakan kabarmu…
Lewat angin malam,
Lewat hujan, bahkan lewat panasnya matahari,
Ry…. Di mana dirimu…
Ku coba tawarkan dahagamu, dengan hadirku
Ku coba tawarkan cintaku untuk mu
Ku coba tawarkan sayangku untukmu
Di mana dirimu Ry…
Aku tau itu Ry…
Di mana dirimu Ry…
Ku tanyakan kepada hatiku yang ada
Hatimu ada di hatiku Ry…
Hatimu ada di jiwaku Ry..
Masih ada Ry…
Hanya ragamu yang jauh..
Hanya ragamu yang pergi..
Tapi jawaban tanyaku.. hanya aku yang tahu
Di mana dirimu Ry…, itu tanyaku selalu..
Ada di hatiku dan pasti
Ada di hatiku

Joy Amarta 18/12-09

KEHILANGAN”
Benar.. Ry..
Benar aku kehilanganmu..
Benar ku kehilangan jejakmu,
Benar ku kehilangan ragamu..
Itu semua benar Ry…
Karena memang kau sengaja menghilang dari mataku
Ry..
Di jalan ini, di sepanjang gang, masuk lagi gang..
Masih terniang jelas suaramu Ry..
Seakan itu ada selalu Ry..
Jelas.. bahkan tak ada lagi suara bagiku Ry..
Selain suara mu..
Hujan pun dengar Ry..
Hujan pun sama Ry.. mendengarkan suaramu suaramu.
Hujan deras pun ku terjang, dengan di temani suaramu..
Basah kuyup Ry..
Dingin bahkan badanku menggigil kedinginan
Kau pun masih temani Ry… dengan suaramu Ry..
Rute yang selalu di temani mu Ry..
Suaramu masih ada Ry
Jelas tak pernahpun berubah
Hanya karena kau pergi dariku Ry
Benar Ry..
Benar ku kehilanganmu
Benar ku kehilangan semua kisah ku itu
Benar Ry
Aku tak sanggup kini..
Ku tuangkan tuk syairku ku Ry
Ku gores pena ini untukmu Ry
Karena ku tahu pasti Ry
Kamu lebih tahu siapa aku
Karena ku tahu pasti Ry
Kamu pun kehilangan aku.
Joy amarta s 18/12-09



ASAKU KAN BILANG “AKU SAYANG KAMU”

Bilakah masih ada lagi asaku
Aku ingin bertemu dan ungkapkan kata
aku syang kamu”
Kau pergi, seolah kau ingin lari
Kau bahkan tak peduli ada aku yang menangis
Di pinggir tepian taman kota saat kita ada
Kau bilang…..
“kita lawan takdir”
Bila memang kita tak berjodoh
Karena cinta kita tlah indah adanya
Kau kuat,
Kau bahkan tatahu aku yang meragu
Kau bahkan rela hingga kau tak bernafas
Kau bahkan bias terbangkan sayapmu untuk kesini
Untuk mencoba melawan takdir itu
Itu saat kau tak lari dariku
Kini ?
Kunanti semua itu
Ku nanti di pinggiran tepian taman kota itu
Ku nanti kuatmu melawan takdir itu
Karena ku kan sempatkan kata “aku sayang kamu”
Bilakah masih ada lagi asaku untuk bertemu dirimu lagi?
Tegal 1 maret 2010
Joy amarta s



MAWAR MU Kenapa tak kau gengam tanganya Kenapa tak kau peluk erat tubuhnya Kenapa tak kau bilang “jangan pergi” Kau hanya diamkan? Kau hanya membiarkan dia berlalu Kau hanya melihat dia meneteskan air mata Karena kau sama sekali tak peduli dia Kenapa kau kasih dia bunga? Kenapa kau kasih dia keindahan? Kenapa kau kasih dia senyuman? Kenapa kau kasih dia tawa dan candamu Kenapa kau kasih dia Tapi kenapa pula kau biarkan dia berlalu Karena kau sama sekali tak peduli pada dia Sejalan waktu kau pun menyesal Atas cinta kau yang kandas lagi Kau hanya mampu goreskan kata “ Ah… kenapa selalu begini “ Kau bahkan tak tahu… Entah kapan bunga mawar itu kan kau berikan lagi pada nya Karena kau tak lari untuk mengejarnya
Tegal 1 maret 2010 Joy amarta s